Archive for Agustus 2014
Mahal Kita, Aku mencintaimu. itulah kalimat yang terucap menggunakan bahasa tagalog. Bahasa Tgalog satu rumpun dengan bahasa Indonesia, Sunda, bali, dan juga jawa. Sehingga banyak kata-kata yang sangat mirip ucapan, maknanya atau maksudnya.
Tujuanku selanjutnya adalah belajar bahasa Tagalog di tempat asalnya, Filipina, Pilipino. Meskipun bahasa utamanya adalah bahasa inggris, tapi siapa perduli, yang penting masih ada yang bisa bahasa tagalog sudah cukup.
Apakah ada lagi alasannya?
Ada, aku ingin bertemu dengan Dennis trillo, Aljur, Bryan dan aktor serta aktris multifungsi, multimedia, multitasking, multiprofesi dan multi-multi lainnya.
Apa sudah cukup?
Luzon, Visayas, Mindanau, itu!
Lalu?
Lea salonga dengan karakter rossa.
Terus?
Menjadi penyanyi di negeri pilipino.
Udah?
Udah dulu, nanti kita sambung lagi.
Setelah Malaysia, adalagi tujuan perjalanan impianku untuk dikunjungi, yaitu Nepal dan Amerika. Meskipun ini adalah dua negara, tapi ini adalah impianku yang tidak bisa ku pisahkan. Nepal adalah negara dengan bendera terunik, dan Amerika adalah negara adikuasa.
Alasan yang mendasari pemilihan kedua negara tersebut adalah satu orang, bernama Bhawesh Misra. Sulit mengeja namanya, tapi dia adalah sahabat mayaku di luar negeri. Dia warga nepal, ahli fisika (katanya), dan sekarang lolos di Amerika untuk berkuliah. itu sangat keren untukku.
Sekilas, aku bertemu dengannya melalui facebook dikenalkan sama Santo, temanku. Selain dengan Lutfi aku juga mengobrol dengannya tentang segala hal. Lucunya, kami saling jujur menggunakan google translet untuk berbicara. Dulu dia belum terlalu mahir berbahasa inggris, apa lagi aku. Tapi seiring waktu bergulir, bahasa inggrisnya sudah lancar, sedang aku masih sekedar tekstual untuk ujian saja. Terkadang, dia berkomen ria denganku menggunakan bahasa indonesia transletan, jadi sedikit mandul kalimatnya. Keingin tahuannya sudah sangat besar sekali.
Aku mulai mengenalnya sejak kelas 8 SMA, dan berlangsung sampai sekarang, Agustus 2014. banyak hal yang kuingat darinya, dan informasi darinya. Dan hal yang tidak bisa dilupakan adalah saat saya menanyakan tentang Indonesia, dia tidak mengerti. Tapi saat ditanya Bali, dia mengerti.
Adakah alasan lain mengunjungi Nepal dan Amerika?
Kurasa tidak, Aku hanya ingin bertemu dengannya saja, agar tahu kehidupannya.
Hari begitu berangin, hari rabu yang sangat cerah namun berangin kencang. Sehingga di depan rumahku aku menulis semua yang kosong dengan penuh kesenangan, karena ini adalah suasana yang aku inginkan.
Aku adalah seorang anak adam yang punya banyak impian, sama seperti orang lainnya. Aku penuh dengan kegiatan yang sama, tapi memimpikan hal yang sangat besar. setiap kali aku bermimpi, aku menuliskannya sebagai daftar impianku saat ini.
Impian terbesarku adalah menemukan hal yang aku senangi dengan berkeliling dunia, dengan malaysia sebagai tujuan utamaku. kenapa? karena di malaysia ada tempat yang didalamnya seseorang yang menjadi kenang-kenangan dalam masa SMAku. Panggil saja Lutfi, dia adalah teman facebookku. Kami sering berbicara banyak, wakti itu hingga sekarang kita masih terhubung.
Dulu aku masih menggunakan ponsel Nokia 2600 classic, sebuah ponsel yang menghubungkan aku dengannya. Permulaannya, aku hanya mencari temanku yang namanya sama dengannya, dan tidak sengaja di yang ku tambahkan. Setelah itu kami banyak berbincang, saling bertukar informasi dan pengalaman.
Pengalaman dari SMA sampai bangku kuliah. Terhitung sudah 3 tahun lebih aku menjadi teman mayanya, dan terakhir, aku mendengar dia bekerja di mc. Donald di sana.
Kenapa aku ingin menemuinya sebagai tujuan pertama?
Alasan yang membuat aku ingin bertemu dengannya adalah aku ingin melihat
wajah aslinya, bertemu langsung dengannya. Apakah dia tinggi, ramah dan
berpengetahuan. Apakah dia pekerja keras, sayang keluarga. dan yang
terpenting adalah aku ingin mengunjungi rumahnya, itu saja.
Apa ada hal lain yang ingin dikunjungi di Malaysia?
Ada, yaitu menara kembar petromak. menara itu adalah menara yang
tersohor. Aku berfikir, WOW bisa membangun menara tinggi yang kembar
seperti itu, dan di masa seperti itu pula.
Apakah ada hal yang lain?
Sementara itu saja. semua akan terpikirkan saat sudah sampai di Malaysia, saudara Indonesia yang gemar bertengkar.



