Posted by : Anonimous Rabu, 10 September 2014

Pagi telah dikicaukan burung gereja. lonceng gereja pun berhentakan merdu. suasana masih sepi, samar-samar dan lembab. terasa masih asing di mata.


tapi lirikan biru sudah mulai nampak sebentar. disusul orang yang sudah terburu-buru. mataharipun mulai menghangatkan kulit. embun pun mulai menguap.

inilah rasanya setelah semalam bergelutuk dengan mimpi-mimpi semi nyata. kadang sadar kadang tidak. aku bertanya, sudahkah aku punya mimpi di hari ini?

hari ini tertanggal 11 september 2014, hari kamis.

intinya, sampai hari ini pun aku belum menemukan diriku, apa kemauanku, bagaimana kepribadianku. kecuali kebimbangan yang terombang-ambing, mudah tergoda saja. 

intinya, apa sebenarnya obsesiku, aku belum temukan. siapa diriku, aku belum yakin. belum pernah yakin, bahkan keputusanpun belum pernah aku yakin.

banyak orang membela keputusan mereka, aku masih tidak mampu. guru-guru dengan teori mereka, aku masih ragu dengan teoriku.

beginilah diriku, harusnya aku memutar balik. kesempatan itu sudah ku pergunakan dengan salah. aku memang salah.

tapi ini sudah direncanakan. aku sudah melihatnya sendiri. berarti ini jalan. jalan yang salah, tapi benar.

bagai mana aku bisa melewatinya, kepalaku sudah berputar-putar sekarang. matahari sudah siang. rembulan sudah lenyap.

panas, panas dan panas.

aku harus temukan, sebelum matahari berbalik. sebelum kecelakaan bulan. 

meski kaku tangan ini menyentuh, tempat asalku masih belum kutemui. jati diriku masih tertutupi, dan pandanganku semakin mengabur.

diriku, tolong aku.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger news

Blogger templates

- Copyright © Bingkai Venus -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -