Posted by : Anonimous
Kamis, 26 Desember 2013
Itu adalah foto yang terakhir kita abadikan sebelum keta lulus, dalam konteks kebersamaan. tapi sayang aku tidak ikut didalamnya karena ikut mengabadikan alias fotografer dadakan.
foto tersebut awalnya adalah persiapan album kenangan sekolah kami, tapi sekarang gagal untuk dibuat. akhirnya foto tersebut hanya menjadi pajangan kami saja. semuanya lengkap kecuali beberapa, termasuk aku dan yadi sebagai fotografernya.
posisi peotretan sendiri terletak di kebun belakang sekolah dengan banyak nyamuk dan pohon sengon. awalnya, hanya bertema tentang pribadi masing-masing dalam sekolah (karanganku saja), tapi lama-lama semua orang ikut berfoto saat session foto kelompok lain. tapi itulah kita.
cerita lain adalah si aan yang memakai baju PMR meminta untuk difoto di uks, tentu sebagai teman aku setuju. kita berdua khususnya aan yang memenuhi album foto hp elin berfoto secara diam-diam, untungnya kita yang diserahin tanggung jawab menjaga uks, tentu kita tidak membiarkan orang lain masuk. bahkan setelah kejadian itu, aan tetap ketagihan berfoto dengan kamera digital yang digunakan teman-teman, bahkan membawa kaos dobel untuk bergaya.
ini adalah usul rio, salah satu mantan ketua osis angkatan kami yang terkena kutukan ketua, termasuk aku (kutipan dari santo). kutukan itu adalah kutukan yang menimpa para ketua di extra, intra sekolah kami bahkan dari anglatan sebelum kami. dimana semua ketua akan mendapat uban yang jelas. sebut saja aku sebagai ketua pmr, rio sebagai ketua osis dan ketua osis sebelum rio juga tampak beruban.
sebelum melebar, saya cukupkan dulu. sebelumnya itulah beberapa kenang-kenangan sample album kami yang tidak jadi dibuat alias gagal total. tapi kami senang. dan teramat senang dan amat senang.

