Posted by : Anonimous
Sabtu, 28 Desember 2013
Ada penyusup baru, murid baru pindahan dari negara sebelah. kakaknya polisi, orangnya tinggi kurus, tasnya tipis, lagaknya mencurigakan. ini dia picnya.
awalnya saya tidak tahu kalau orang yang pertama saya lihat itu adalah siswa pindahan baru, saya kira penyusup. bagaimana tidak, padahal aku sudah berangkat paling pertama. biasanya belum ada orang, tapi hari itu beda, ceplarr (nampar nyamuk sebentar, maap ya...) hari itu beda, karena ada sesosok yang belum tahu wajahnya sudah memandangi mading. gag ada orang juga, jadi saya putuskan untuk pura-pura tidak tahu. siapa tahu dia jelmaan makhluk astral (kejem banget ya gue?).
perasaan senang diam-diam mengikutiku, bangga dan terharu, kepingin memeluk artis dan berteriak, bukan gara-gara ada anak baru, tapi karena tulisan dimading itu dibaca, bahkan sama orang asing. bagaimana tidak gembira, itu yang buat tulisan dimading saya dan tim saya (mantan osis), bangga gitu loh. pekerjaan kami tidak sia-sia, meski tidak tahu dia sebenernya baca apa tidak. atau hanya bertanya pada semut merah yang merayap didinding, yang menatapnya curiga juga, lalu dipites, dibanting, digampar, ditendang, dibakar, dimakan, dikeluarin lagi, dimakan lagi (mulay deh lebaynya). yang penting saya tidak perduli dia melihat saya apa tidak, saya naik keatas (ada tangganya we... bukan manjat tiang bendera... oke...), entah dia melihatku apa tidak, apa hanya menganggapku angin lalu, atau alien, atau apalah terserah dia yang penting aku terus berjalan keatas, lalu belok kanan, keatas lagi, lalu belok kanan lagi, untung pintunya udah dibuka, jadi bisa langsung duduk manis semanis madu (ditangan kananmu) racun (ditangan kirimu) aku tak tahu mana yang akan kau berikan padaku (nyanyi rek... bukan baca puisi, hehe). sekian.
hari itu benar-benar menegangkan. tangan menjadi kaku, dingin menusuk sampai hati. jantung rasanya berdebar kuat. sepertinya hawa seram memang menyelimuti kelas pagi itu. semua orang yang datang langsung duduk dan membuka buku, tidak ada yang berani terlambat. bahkan, saat bel berbunyi semua menjadi sangat sunyi. tidak ada kelas yang menempeli kelas kami kecuali ruang kepala sekolah, jadi tidak ada yang membuat gaduh. sampai datanglah guru fisika kami, masuk dari pintu yang terbuka lalu menutupnya. beliau datang tanpa buku sedikitpun, kecuali hp yang menempel di jemarinya. tanpa tas ataupun penggaris, hanya bolpoin yang terkadang menempel di sakunya.
semua terdiam, tertegun dan merasa takut. hal yang aneh tiba-tiba terjadi. saat itu beliau sedang duduk dibangkunya, sedangkan kami masih tertegun memandangi arah buku masing masing. tiba-tiba... tiba-tiba... tiba-tiba bapak fisika itu memberitahu kami bahwa ada murid baru, dia disuruh masuk dan disuruh memperkenalkan diri. namanya simple, singkat, padat dan jelas. yaitu SUYADI. siapa namanya? Suyadi, "jelek sekali" kemudian bapak fisika yang superjenius itu menjawabnya (serius! bukan karena mengatakan "jelek sekali" tapi karena yang puinter banget fisikanya).
itulah mengapa saya beri judul JELEK SEKALI pada tulisan kali ini, karen jawaban bapak fisika setelah mendengar nama Suyadi, yang kemudian jadi bahan gunjingan kami (maaf ya suy, hehe... pisss).
hari pertama memang dia berangkat pagi banget, mengalahkan rekor saya. tapi tak lama kok. selanjutnya datang malah telat. jadi biasa aja deh. dalam perasaanku saat itu, "oh ini to anak barunya, yang tadi pagi ketemu berarti dia. tak kira siapa. pantes gak pernah lihat". begitulah.
dia menjadi sponsor utama kami, yang membuat perubahan setelah kedatangan zean dikelas satu MA, murid pindahan juga. mungkin zean dan yadi (kami memanggilnya gitu, atau "suy") yang paling kaya dikelas kami. bahkan yang pertama bawa leptop adalah yadi, dan karena kami gaptek, ya dikepoin deh leptopnya. sampai ketemu gem yang seru menguras keringat dan tenaga saking nyebelinnya, namanya saya lupa. pokoknya populer dikalangan mahasiswa.
orangnya dermawan tapi pelit, orangnya sopan tapi jail, orangnya pendiam tapi rame, orangnya rajin tapi jarang belajar (kesimpulannya???) hehe... tuuuuuutt.... disensor... haha
udah ah, kalo kayak gini terus dosanya lama-lama pindah ke saya ni, tak omongin terus.
sekian ya terimakasih.
PERHATIAN!
properti yang digunakan bukan berasal dari barang-barang yang bisa meledak. apa bila ada kesamaan nama memang disengaja. tulisan ini disusun untuk memenuhi permintaan yadi. apabila sakit berlanjut hubungi dokter.
TERIMAKASIH.
Related Posts :
- Back to Home »
- memofoto , sajak aneh , SMA , Terbaik »
- JELEK SEKALI

